Hubungan Umur, Obesitas, Merokok, dan Konsumsi Alkohol dengan Kejadian Hipertensi
[KODE: eb110 ]
Bentuk Dokumen
:
File PDF
Jumlah
:
26 Halaman
View
:
10093 x
Harga
:
Rp 20,000,-
Spesifikasi
LATAR BELAKANG
Inna Qadria. Berdasarkan profil kesehatan peopinsi Sulawesi Selatan Tahun 2000 menunjukkan prevalensi penderita hipertensi rawat jalan ditingkat puskesmas sebesar 10,64% sedangkan untuk kasus penderita hipertensi rawat jalan dirumah sakit yang ada di Propinsi Sulawesi Selatan ternyata hipertensi menduduki peringkat ke tiga penyebab kematian sebesar 8,08% setelah penyakit peneumonia dan TB paru. Lebih lanjut dikemukakan bahwa persentase kasus baru pasien rawat jalan penyakit yang disebabkan oleh hipertensi menurut kelompok umur 15-44 tahun sebesar 31,64% dan untuk kelompok umur diatas sebesar 68,36%.
Pada tahun 2002 menunjukkan untuk di Sulawesi Selatan di mana dari 49 Kabupaten/Kota Sulawesi Selatan (Pemerintah dan Swasta) yang melaporkan situasi penyakit tidak menular menunjukkan bahwa kasus yang terbanyak adalah Hipertensi baik pada penderita rawat jalan ( 2,322 penderita) maupun pada penderita rawat inap (423 penderita dan kematian 13 orang / CFR: 4,2 %). Bila kematian akibat penyakit tidak menular di kelompokkan yaitu Hipertensi, DM, Neoplasma dan Seroke maka kematian akibat Hipertensi jumlahnya paling besar dengan 357 penderita dan kematian 10 (CFR : 2,87%). Sedangkan pada tahun 2004 prevalensi penderita Hipertensi sebanyak 159.295 penderita (8,2%) dan merupakan urutan ke 5 dari 10 penyakit terbesar di Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kab. Takalar pada tahun 2004 angka prevalensi Hipertensi pada Tri wulan I sampai dengan Tri wulan IV masing-masing adalah 2149 penderita, 2082 penderita, 2749 penderita dan 2122 penderita. Sedangkan Angka Prevalensi penyakit Hipertensi di RSUD Takalar pada tahun 2004 pada kasus rawat jalan menduduki peringkat ke 5 dari 10 penyakit tertinggi dengan angka 776 penderita dan menduduki peringkat ke 9 dari 10 penyakit tertinggi pada kasus rawat inap dengan angka 67 penderita. Pada triwulan I (Jan-Mar) tahun 2004 menunjukkan prevalensi penderita Hipertensi sebanyak 225 penderita.
Melihat angka kunjungan Hipertensi berbeda-beda tersebut dan cenderung meningkat maka masalah hipertensi perlu mendapat perhatian dan penatalaksaknaan yang menyeluruh dan sungguh-sungguh. Hal inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Takalar.
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Rumusan Masalah 4
C. Tujuan Penelitian 4
D. Manfaat Penelitian 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA (Landasan Ontologi) 6
A. Tinjauan Umum Tentang Hipertensi 6
B. Tinjauan Umum Tentang Umur 10
C. Tinjauna Umum Tentang Obesitas 11
D. Tinjauan Umum Tentang Merokok 12
E. Tinjauan Umum Tentang Alkohol 13
BAB III METODE PENELITIAN (Landasan Epistemilogi) 15
A. Jenis Penelitian 15
B. Lokasi Penelitian 15
C. Prosedur Penelitian 15
D. Defenisi Operasional 17
E. Hasil Penelitian 18
BAB IV MANFAAT PENELITIAN (Landasan Aksiologi) 22
DAFTAR PUSTAKA